Tips Memilih Bahan Bakar Kendaraan yang Tepat agar Tidak Mudah Rusak

Memilih bahan bakar yang tepat adalah keharusan bagi mereka yang tidak ingin tunggangannya cepat rusak. Kalau sampai memilih yang oktannya tinggi atau tidak sesuai dengan rasio kompresi, mesin tidak akan berjalan maksimal. Kalau anda belum paham dengan masalah itu, coba simak beberapa tips memilih bahan bakar kendaraan di bawah ini.

Tips Memilih Bahan Bakar Kendaraan yang Sesuai untuk Tunggangan

Setiap kendaraan bermotor baik roda dua (motor) atau roda empat (mobil) memiliki spesifikasi mesin yang berbeda-beda. Mesin dari kendaraan keluaran baru tentu berbeda dengan keluaran lama. Jadi, jangan samakan semua kendaraan lalu mengisi bahan bakar yang menurut anda terbaik padahal tidak sesuai dengan aturannya.
memilih bahan bakar agar tidak mudah rusak
memilih bahan bakar agar tidak mudah rusak

Banyak hal buruk yang akan terjadi pada kendaraan kalau anda tidak bisa memilih bahan bakar yang tepat. Mulai dari tidak bisa menyala dengan maksimal atau malah mengalami kerusakan pada mesin. Kalau anda benar-benar awam dengan masalah bahan bakar, simak tips penting di bawah ini dengan saksama lalu lakukan, ya!

1. Baca Buku Manual yang Didapat Saat Membeli Kendaraan

Saat membeli kendaraan baik roda dua atau roda empat, anda akan diberi buku manual yang berisi hal-hal penting terkait perawatan dan fungsi kendaraan. Selain itu ada juga bagian spesifikasi kendaraan mulai dari ukuran ban, ukuran bodi, sampai ke mesin yang mencakup bahan bakar yang bisa digunakan dan cocok.

Baca dengan teliti di bagian bahan bakar yang digunakan. Kalau direkomendasikan untuk menggunakan bahan bakar tertentu, jangan sampai dilanggar. Pasalnya kalau sampai salah tidak hanya masalah mesin saja yang tidak bertenaga. Kemungkinan terjadi banyak kerak di mesin juga besar dan butuh servis rutin.

Apabila anda tidak memiliki waktu untuk membaca buku manual yang diberikan, ada baiknya untuk bertanya langsung pada sales yang menjual. Tanyakan dengan teliti mulai dari mesin, bahan bakar, dan apa saja yang membuat anda belum paham.

2. Mengenal Oktan pada Bahan Bakar

Nilai oktan dari suatu bahan bakar adalah angka yang menunjukkan nilai dari tekanan udara yang diberikan sebelum dibakar dan dipakai oleh mesin. Semakin tinggi nilai oktannya, tekanan yang diberikan akan semakin besar. Sementara itu kalau oktan rendah tidak perlu tekanan tinggi sampai bahan bakar akhirnya digunakan untuk menjalankan mesin.

Saat mengisi bahan bakar ke SPBU biasanya akan ada tulisan sendiri terkait dengan nilai oktan dari bahan bakar yang akan dibeli. Dari sana anda akan tahu kalau ada beberapa jenis BBM mulai dari yang oktannya 88, 90, 92, 95, dan 98. Setiap nilai oktan memiliki kecocokan sendiri dengan kendaraan yang anda miliki.

Secara umum, semakin tinggi nilai oktannya, mesin yang membutuhkannya merupakan produk keluaran baru atau kendaraan sport. Bahan bakar beroktan tinggi akan memberikan pembakaran besar dan cepat sehingga tenaga yang dihasilkan juga sangat melimpah.

3. Memahami Rasio Kompresi pada Mesin

Menyambung poin sebelumnya tentang oktan dan besarnya tekanan yang diterima oleh bahan bakar. Setiap mesin kendaraan khususnya roda dua memiliki rasio kompresi yang berbeda-beda. Ada yang rasionya rendah seperti 7:1 atau yang tinggi seperti 12:1. Semakin tinggi nilai rasionya, bahan bakar yang dipakai harus memiliki oktan tinggi.

Misal mesin kendaraan memiliki rasio kompresi sekitar 12:1, bahan bakar yang digunakan haruslah jenis Pertamax agar bisa menjalankan fungsi mesin dengan maksimal. Selanjutnya kalau memiliki nilai rasio yang rendah seperti 7:1, bahan bakar yang digunakan sekelas Premium atau maksimal jenis Pertalite.

4. Pahami Sistem Pendingin dari Kendaraan

Setiap kendaraan memiliki sistem pendingin yang berbeda-beda. Kendaraan keluaran lawas umumnya memiliki sistem pendingin yang belum sempurna. Sementara itu kendaraan baru punya cooler system yang baik. Sistem pendingin ini akan memengaruhi pilihan anda dalam memilih bahan bakar apakah harus beroktan tinggi atau rendah.

Kendaraan yang menggunakan bahan bakar dengan oktan tinggi umumnya lebih cepat panas mesinnya. Kalau pada mesin tidak ada sistem pendingin yang baik, kemungkinan mengalami overheating sangat besar. Kalau kendaraan terus panas, anda akan terganggu mulai dari sakit saat menyentuh kulit sampai macet.

Kalau menggunakan kendaraan berpendingin baik, bahan bakar oktan tinggi bisa dipakai. Sementara itu kalau pendinginnya biasa saja, BBM dengan oktan rendah lebih disarankan.

5. Mengetahui Jenis Mesin yang Dipakai

Jenis mesin kendaraan ada banyak karena setiap pabrikan mengeluarkan versinya tersendiri. Selain itu setiap seri kendaraan baik itu lawas atau baru juga kerap mengeluarkan versi lain. Akan sangat salah kalau anda menganggap semua mesin kendaraan yang semerek sama. Oleh karena itu kenali jenis mesin yang digunakan dengan baik.

Mengetahui jenis mesin bisa dilakukan dengan melihat buku manual. Apabila buku manual yang anda miliki tidak ada atau hilang, bisa langsung tanya ke teknis atau bengkel. Dengan begitu anda bisa tahu jenis mesin apa yang dipakai serta rekomendasi bahan bakar yang digunakan agar tidak ada masalah saat dipakai perjalanan.

6. Lakukan Uji Coba Dahulu

Tidak semua orang memiliki waktu untuk membaca buku manual atau mempelajari apa saja terkait dengan mesin kendaraannya. Apabila anda termasuk orang yang seperti ini sebaiknya melakukan uji coba terlebih dahulu. Misal selama seminggu menggunakan bahan bakar tertentu lalu ganti dengan lainnya.

Saat melakukan uji coba rasakan mana kira-kira yang memberikan tarikan lebih mudah sampai ke masalah irit. Setelah mencoba beberapa kali anda bisa menyimpulkan sendiri kira-kira mana yang cocok untuk kendaraan dan tidak menimbulkan efek samping. Misal kendaraan jadi overheating atau masalah lain yang membuat kendaraan jadi ngadat dan sering macet di jalanan.

7. Sesuaikan dengan Bujet yang Dimiliki

Masalah bujet tetap menjadi isu penting dalam hal pemilihan bahan bakar. Kalau anda hanya menggunakan mobil atau motor untuk pergi dan pulang kerja saja, mungkin tidak terasa. Namun, mereka yang menggunakan kendaraan untuk bekerja seperti ojek online, harga terpaut sedikit pun sangat berharga dan bisa menyumbang kebutuhan harian.

Selama kendaraan tidak ada masalah dengan bahan bakar tertentu, tidak perlu sampai memakai yang oktannya tinggi. Meski demikian, usahakan untuk tetap menggunakan yang sesuai dengan buku manual, ya. Biasanya bahan bakar itu sesuai dengan kondisi mesin sehingga fungsi utamanya bisa lebih dimaksimalkan.

Ada beberapa hal yang bisa disimpulkan dari berbagai tips memilih bahan bakar kendaraan di atas. Pertama oktan yang tinggi tidak selalu dihubungkan dengan keunggulan. Ada kelebihan dan kekurangan sendiri-sendiri dari bahan bakar ini seperti mudah membuat mesin jadi panas dan butuh sistem pendingin yang sempurna.

Selain itu masalah bujet juga sangat menentukan pemilihan bahan bakar. Kalau memang kendaraan bisa menggunakan bahan bakar biasa dengan oktan rendah, tidak perlu memaksa memakai yang tinggi. Terakhir, pastikan untuk mengecek jenis mesin karena siapa tahu sudah ganti atau ada modifikasi sehingga butuh bahan bakar yang lebih khusus. Semoga artikel ini bermanfaat.

Leave a Reply to "Tips Memilih Bahan Bakar Kendaraan yang Tepat agar Tidak Mudah Rusak"

Post a comment

silakan berkomentar dengan sopan yah :)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel