Ramadhan 2020 dan coronavirus

Halo sahabat blog ely setiawan, kali ini saya akan berbagi informasi tentang dampak coronavirus yang saya rasakan heheheh.

Bulan ramadhan ini terasa sangat berbeda bagiku. Hal ini kerana  Coronavirus. saat ini sedang mewabah diberbagai belahan dunia, termasuk Indonesia.
statistik kasus coronvirus di indonesia
statistik kasus coronvirus di indonesia

Menurut yang aku baca dari halodoc,  Coronavirus atau virus corona adalah virus yang menyebabkan infeksi di saluran pernafasan atas ringan hingga sedang, seperti penyakit flu.  Saat ini di indonesia total kasus sudah 19.000 kasus lebih. Sangat banyak bukan.

Oh iya halodoc adalah aplikasi terpercaya, yang didirikan ada tahun 2016 jadi usianya sudah cukup lama. Aplikasi ini dprakasai oleh Jonathan Sudharta. Fitur yang aku suka dari halodoc adalah kita bias chat atau Tanya langsung ke dokter, baik itu  Dokter umum atau dokter spesialis.
chat dengan halodoc
chat dengan halodoc
Masing masing dokter punya jam tebang atau pengalaman dan tentunya terdaftar di IDI (Ikatan Dokter Indonesia) jadi tidak perlu lagi diragukan.

Kembali lagi kecerita tentang wabah corona, tempat tinggalku kabupaten banyumas juga tidak luput dari ancaman virus yang satu ini. Yang aku ingat kalau tidak salah dikotaku bulan maret 2020 mulai ada kasus positf corona. Kerana dikotaku ada kasus korona otomatis langsung berdampak keseharianku.  beriku dampak yang aku rasakan:

Seminar online

Kebetulan aku saat ini sedang kuliah di fakultas peternakan unwiku dan memasuki masa tahap akhir yaitu mulai membuat penelitian dan skripsi. Sebelum penelitian mahasiswa diwajibkan untuk sminar proposal terlebih dahulu. Dalam keadaan normal tentu seminar diadakan di ruangan bertatap muka  dengan dosen penguji dan tentu saja audiens seminar. Ini yang unik,  kerana wabah corona aku harus seminar online. Tentu saja kerna seminar online adalah hal yang baru bagiku maupun para dosen. Kerana seminar online adalah hal baru tentu dentu dong masih banyak kendala teknisnya muali dari pemilihan aplikasi hingga kendala kendala lainnya.
teman sedang seminar online
teman sedang seminar online

Aku Tanya ke temanku tips tipsnya supaya lancer seminar online katanya ”ya gitu deh” susah susah gampang. singkat cerita tibalah hari H. Kebetulan aku adalah orang kedua yang merasakan seminar online jadi aku merasa gugup sekali  hehehhe.  Saat  seminar online ternyata banyak kendalanya seperti tidak mendapat link invit join room,login susah, hingga audio yang sering  putus putus kerana koneksi internet yang jelek,. Oh iya aku seminar dengan aplikasi  google meet hehehhe.

Jalan jalan banyak ditutup

Tentu untuk menghindari penyebaran coronavirus maka pergerakan masyarakat harus dibatasi dengan lockdown dan social distancing. Mulai dari jalan jalan gang hingga jalan raya banya yang ditutup. Jjujur saja Jarak dari rumah kekampus lumayan jauh. Aku saat keadaan normal lebih sering pakai jalan tikus, tetapi kerana corona virus ini jalan trobosan yang biasa aku gunakan ditutup, membuatku memerlukan waktu yang lebih lama dijalan kerana harus memutar mutar melewati jalan yang tidak ditutup.
jalan di purwokerto ditutup
jalan di purwokerto ditutup

Nah ini juga keluh kesalku setiap jalan selalu ada portal yang dijaga orang, agara bias lewat sering kali harus disemprot desinfektan agar steril katanya, ini juga menambah waktu perjalananku sampai tujuan.

Tidak ada sholat trawih dimasjid

Dibulan ramadhan ini terasa kurang lengkap tanpa sholat trawih dimasjid. Masjid masjid sepi tanpa aktifitas. Biasanya bulan ramadhan sebelumnya masjid selalu ramai dengan aktifitas ibadah baik siang maupun malam hari. biasannya aku selalu ke masjid untuk ikut sholat wajib jamaah,  dan malamnya sholat sunah trawih. 
ilustrasi sholat trawih
ilustrasi sholat trawih
tapi kali ini tidak, masjid masjid tutup dan  aku tidak bias sholat trawih dimasjid, hanya bisa trawi dirumah saja, sungguh disayangkan ramadhan tahun ini sangat berbeda. Padahal dibulan Ramadan adalah waktu terbaik untuk kita bertobat dan memulai menjadi lebih baik lagi dan mendekatkan diri dengan allah SWT.

Beli baju lebaran was was

Hari yang ditunggu tunggu setelah berpuasa dibulan ramadha adalah hari lebaran. Sudah bukan rahasia lagi kalau hari lebaran selalu idetik dengan baju baru. Baju baru lebaran afdolnya beli di toko. Tetapi kerana wabah korona ini kita diwajibkan menjaga jarak (social distancing ) jadi tidak boleh berkerumun.

Namanya juga orang Indonesia, ada saja yang membandel tidak mematuhi social distancing dan tetap berkerumun memborong baju lebaran . info yang aku dapatkan bahwa bahwa di daerah tetanggaku yaitu wonosobo ada kasus karyawan toko swalayan terkena virus corona, tentu hal ini membuat was was bukan.
kasus corona di wonosobo
kasus corona di wonosobo

Bagaimana dengan nasib pelanggan yang membeli baju disitu, toko swalayan saat ada pembeli pasti tidak jaga jarak  dan pasti ada kemungkinan terinfeksi bukan?  Kerana itulah sebaiknya tetap dirumah aja atau ”stay home” dan memakai baju lebaran secara online atau jika terpaksa pakai yang tahun lalu saja.

 Sekian artikel ini sudah terlalu panjang,  dan Aku harap wabahcorona  ini segera berakhir, aminn…sekian dan terimakasih  :)



Leave a Reply to "Ramadhan 2020 dan coronavirus"

Post a comment

silakan berkomentar dengan sopan yah :)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel