GREEN CONCENTRATE PELLET (GCP)

sejarah GREEN CONCENTRATE PELLET (GCP)

Sejak tahun 2016 di Loka Penelitian Kambing Potong telah mulai dilakukan penelitian tentang Indigofera zollingeriana (legume) sebagai salah satu dari 700 spesies sebagai pakan suplemen, tunggal, silase, wafer pada ternak kambing yang baik. Pada tahun 2018, jenis ini telah dilepas sebagai jenis yang direkomendasikan.
GREEN CONCENTRATE PELLET (GCP)
GREEN CONCENTRATE PELLET (GCP)

cara membuat GREEN CONCENTRATE PELLET (GCP)

komposisi Campuran pakan green concentrate terdiri atas  90% Indigofera zollingeriana + 10% bahan konvensional.
 menghasilkan kualitas fisik, kualitas nutrisi, konsentrasi NH3 dan VFA, RUP, PTU, serta total gas dan kecernaan in vitro yang lebih tinggi dibandingkan dengan perlakuan yang lain. Komposisi tersebut memberikan hasil terbaik pada pertumbuhan, konsumsi pakan, kecernaan nutrisi, efisiensi penggunaan ransum, fermentasi rumen, dan neraca N pada kambing Boerka. Hasilnya, bobot potong, bobot karkas, dan persentase karkas pada kambing Boerka menunjukkan kondisi terbaik pada campuran tersebut

Dari sisi pakan, dengan asumsi harga konsentrat pellet 2500/kg, konvensional 4500/kg. dan harga rumput di Sumatera 500rupiah/kg maka  penggunaan komposisi 90% Indigofera zollingeriana sebagai bahan green concentrate sangat menguntungkan dengan IOFC Rp 381.700/ekor selama 90 hari dibandingkan perlakuan control dengan konsentrat konvensional yang hanya Rp 270.000/ekor

Loka Penelitain Kambing Potong mengembangkan penggunaan green concentrate untuk diberikan kepada induk kambing Boerka fase bunting tua dan laktasi (60 ekor 850 g/e/h) yang menunjukkan produksi susu yang stabil. Selain itu, diberikan pula kepada anak usia 3 bulan (110 ekor) dengan rataan bobot 12 kg pada mortalitas 3%. (ICS)

Leave a Reply to "GREEN CONCENTRATE PELLET (GCP)"

Post a Comment

silakan berkomentar dengan sopan yah :)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel