eli setiawan yang sebenarnya hanya anak desa

halo pembaca blog elysetiawan.com  asalamualaikum wr.wb. kali ini saya akan membahas siapa sih ely setiawan sebenarnya didunia nyata heheheh. seperti postingan saya sebelumnya tentang blog ely setiawan  ssya adalah mahasiswa peternakan disalah satu kampus swasta di purwokerto. menjadi mahasiswa hanyalah gimik, atau sekedar agar terlihart keren saja hhahaha. berikut adalah kisah elysetiawan sebenarnya.

kisah lengkapku mengapa ely setiawan bisa kuliah bisa dibaca disini . saya yang sebenarnya hanyalah seorang pemuda biasa. bisa kuliah hanyalah sebuah keberuntungan.

Hidup didesa

ely setiawan tinggal didesa
ely setiawan tinggal didesa
seperti gambar diatas aku hidup disebuah desa yang cukup terpencil di kabupaten banyumas. didesa ini aku lahir dan tumbuh besar. keseharianku hanyalah bertani membantu orang tua. aku saat ini sudah smester tua, sudah menjadi dilema hidupku melanjutkan kuliah atau tidak. mengingat kondisi yang sekarang aku rasa kurang memungkinkan.

gambar diatas adalah pohon cengkeh. pohon cengkeh ini hanya panen 1 tahun 1 kali. saat panen inilah aku membantu orang tua.
hasil memetik buah cengkeh
hasil memetik buah cengkeh
untuk memetik cengkeh kita harus memanjat pohon yang tingginya beberpa meter. membahayakan diri tanpa alat pengaman demi rupiah itulah yang aku jalani bersama orangtuaku.

memetik buah cengkeh

memanen cengkeh tidaklah gampang kita harus mempunyai keahlian memanjat dan tentunya keberanian diketinggian diatas permukaan tanah. harga cengkeh yang aku rasakan adalah semakin tahun semakin tidak menentu.
buah cengkeh
buah cengkeh
harga jual tidak sebanding dengan usaha keras dari pagi sampai sore bergelantungan diatas pohon. setelah dipetik ada kegiatan lain yaitu merontokan cengkeh dari batangnya atau yang biasa disebut mretel. kegiatan mretel ini biasanya juga memakan waktu sampai tengah malah. kerana itulah saat panen cengkeh benar benar fisik terkuras, kerana waktu istirahat yang kurang.

usaha lainnya

selain bertani keluargaku juga memiliki usaha memeliharra ayam pedaging sistim kemitraan . populasi nya adalah 2000 ekor. memelihara ayam ini sudah aku dan keluargaku  jalani kurang lebih sejak aku kelas 2 smk sampai sekarang kurang lebih sudah 7 tahunan.

memelihara ayam pedaging broiler
memelihara ayam pedaging broiler
memelihara ayam broiler atau pedaging memang gampang gampang susah. diperlukan ketelatenan dan ketekunan. hal yang paling menguras tenaga adalah saat ayam masih kecil seperti pada gambar dibawah.

ayam masih kecil

ayam masih kecil DOC
ayam masih kecil DOC
saat ayam kecil kita perlu menyiapkan kandang yang hangat. kita harus menyiapkan sekam dan tentunya pemanas ruangan agar suhunya stabil hangat. nah inilah yang membuatku cape dalam memelihara ayam.

pemeliharaan ayam tradidsional

 peternakan ayam milik keluargaku ini masih sistim masih tradisional dimana semuanya serba manual, mulai dari memberi pakan, minum dan pemanas masih serba tradidional.
pemeliharaan ayam tradisional
pemeliharaan ayam tradisional
memberi pakan dan minum satu persatu, memasukannya kedalam wadah tentu membutuhkan waktu beberapa jam. belum lagi membuat atau menyalakan pemansa dari sekam kayu yang masih tradisional ini juga memerlukan waktu.
menyalakan api pemanas ayam sampai mataku perih
menyalakan api pemanas ayam sampai mata perih
untuk menyalakan tungku ini kita perlu memasukan sekam atau ampas gergajian kayu kedalam tong. sering kali mataku perih kerana tidak kuat menahan asap.  apalagi jika api dulit sekali menyala mataku semakin perih. untuk mempertahankan nyala api agar lama aku terkadang juga mencari kayu keras untuk dimasukan kedalam tong sebagai pemanas.

saat ayam dewasa

ayam broiler mulai besar
ayam broiler mulai besar
saat ayam broiler mulai besar atau dewasa pekerjaanku juaga tidaklah semakin ringan, ada ada saja pekerjaan yang harus aku lakukan, seperti membuang sekam ampas yang bercampur kotoran ayam agar bau amoniaknya tidak makin menyengat. kegiatan ini biasa disebut turun merang.

ayam mati terserang penyakit

kadang ada saja kejadian saat ayamku mati terserang penyakit seperti gambar dibawah. 
contoh ayam mati terkena penyakit
contoh ayam mati terkena penyakit

kegiatan rutin dikandang

kegiatan rutin seperti membersihkan tatau mengganti tempat pakan dan minum sehari hari aku lakukan.  selain kegiatan ini kegiatan lainnya yang membuatku takkalah cape adalah harus memanggul pakan kekandang. pakan ayam ini beratnya 1 karung adalah 50 kg. beban seberat itu harus anku panggul agar ayamku bisa makan. 

apakah beternak ayam pedaging broiler menguntungkan

mengandalkan penghasila sebagai peternak juga tidak dapat diharapkan. kerana harga selalu fluktuatif tidak menentu. sering kali yang aku rasakan adalah menanggung rugi kerana banyak fakktor seperti penyakit, bibit ayam yang jelek hingga harga pasaran yang murah.  kerana itulah menjadi peternak tidaklah bisa diandalkan untuk kebutuhan hidup. jawaban saya di quora apakah memelihara ayam menguntungkan Menurut-anda-ternak-apakah-yang-saat-ini-sangat-menguntungkan
tetapi jiak usah sedang bagus keuntungan bisa mencapai 8 juta dengan populasi 2000 ekor. 

pekerjaan lainnya

saat ini yang masih bisa diandalkan adalah pekerjaan dari hasil pertanian, seperti dari buah pisang jengkol, petai, kelapa, hasil kebun dll.

panen buah jengkol

salah satu pekerjaan yang aku jalani misalnya adalah memanen buah jengkol. panen jengkol juga sama halnya seperti panen cengkeh harus memanjat pohon seperti digambar.
memetik buah jengkol
memetik jengkol

memanjat pohon juga harus berhati hati, salah salah bisa jatuh. untuk memetik buah jengkol kita membuiutuhkan galah bambu matau yang biasa kami sebbut gantar. dengan gantar kita akan memetik jengkol yang jaraknya jauh agar jatuh ketanah.
memetik buah jengkol dengan memanjat pohon
memetik buah jengkol
etelah jengkol jatuh ketanah maka giliran pekerjaan selanjutnya menunggu yaitu memungut jengkol dan memasukannya kekarung. bagi yang tidak biasa mungkin bisa sampai encok heheheh.
memungut buah jengkol ditanah
memungut buah jengkol ditanah
pungut jengkol satu persatu dan memasukan kedalam karung.
memungut buah jengkol ditanah dan dimasukan ke karung
memungut buah jengkol ditanah
memungut jengkol juga harus teliti jangan sampai ada yang tertinggal.
memungut buah jengkol ditanah dan dimasukan ke karung
memungut buah jengkol ditanah dan dimasukan ke karung
jengkol yang sudah terkumpul masuk kedalam karung untuk selanjutnya dibawa kerumah.
memungut buah jengkol ditanah dan dimasukan ke karung
memungut buah jengkol ditanah dan dimasukan ke karung
sesampainya dirumah ada pekerjaan berat lainnya yaitu mengupas jengkol dari kulitnya. pekerjaan ini juga melelahkan, bisa begadang semalaman.
menguliti  dan mengupas buah jengkol
menguliti buah jengkol
harga jual jengkol kemarin untuk 1 kg buah jengkol adalah rp 7000. harga ini tentu akan naik berkali kali lipat jika sudah masuk kekota besar.

panen daun dan buah melinjo

beruntungnya diriku yang punya keluarga yang memiliki tanah walaupun tidaklah luas. selain jengkol juga ada hasil kebun lainnya seperti daun melinjo dan buah melinjo kami disini menyebutnya daun atau godong so.. hasil kebun ini juga lumayan menopang kehidupan keluargaku.
panen daun melinjo dan buah melinjo
panen daun melinjo dan buah melinjo
kadang hasil memetik melinjo dan daun melinjo dari kebun masih tercampur, dan harus memisahkannya.
panen  buah melinjo
panen  buah melinjo
untuk daun melinjo harus diikat sesuai ukuran. agar laku dijual kepedagaing harus diikta kecil kecil dan apabila sudah mencapai 10 ikatan kecil baru bisa dijual. didini kami menyebut 10 ikatan kecil daun so dengan satuan 1 sangga.
daun melinjo ( daun so) 1 sanggga
daun melinjo ( daun so) 1 sanggga

pengrajin gula keapa

selain hasil kebun keluargaku juga sebagai pengrajin gula kelapa. untuk proses pembuatannya akan aku posting pada artikel berikutnya proses pembuatan gula kelapa heheh kerana aku rasa postingan ini sudah terlalu panjang heheheh.
membuat gula kelapa
gula kelapa
sekian postingan ini semoga bermanfaat. 

Leave a Reply to "eli setiawan yang sebenarnya hanya anak desa"

Post a Comment

silakan berkomentar dengan sopan yah :)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel