Eli setiawan frustasi


Halo kawan semuanya kali ini aku eli setiawan  akan membagikan kisah frustasiku. Sebenarmnya sudah lama aku ingin menulis kisah frustasiku, tetapi dikeranakan satu dan lain hal baru sempat menulis sekarang.
Aku sebenarnya malu menulis kisah frustasi ini, tetapi kerana tidak ada yang dapat aku curhati akhirnya aku tulis saja daripada menjadi beban pikiran hehehhee.
eli setiawan frustasi

Oh ya sebelumnya aku saat ini sedang kuliah di kamppus swasta tepatnya di jurusan peternakan.  saat ini aku sudah smester 9, smester yang sudah tergolong uzur atau tua dan harusnya sudah  lulus pada smester 8.
kawan kawan eli setiawan
kawan kawan eli setiawan
Aku bias kuliah boleh dibilang beruntung kerana mendapat beasiswa bidikmisi.  Bidikmisi yang aku peroleh ini juga seperti mimpi dimmana aku menggantikan temmanku yang memilih mendaftar di tempat lain yang kampus negri.
beasiswa bidikmisi
beasiswa bidikmisi

Bidikmisi ini memang istimewa kerana tidak dipungut biaya dalam kuliah, malahan memperoleh uang saku setiap bulannya.  Hal ini sedikit membuatku terlena kerana seperti hidup tanpa perlu memikirkan biaya. Tetapi pada akhirnya kesalahanku ini pada akhirnya  membuatku sekarang terjebak dalam posisi yang sulit dan pada akhirnya membuatku sekarang frustasi.

Pembiayaan kuliah dengan beasiswa bidikmisi memang membuat penerimanya tidak usah memikirkan biaya kuliah, dan uang saku. Tetapi itu hanya sampai smester 8, setelah smester 8 jika tidak lulus ya harus membayar sendiri.  Pada postingan ini akan aku ceritakan mengapa aku tidak lulus tepat waktu sampai bikin aku frustasi. Hal yang membuat aku frustasii dalam menjalani kuliah ini adalah dimulai  tepatnya saat aku di smester 7.
eli setiawan saat semnester 7

Saat itu smester  7 adalah saat menyusun proposak kerja prakktek (KP) . Aku memang tidak beruntung mendapatkan dosen bimbingan yang mempersulit diriku.  Kesulitan pertama adalah saat mengajukan judul, sering kali saat menemui sedang tidak berangkat, giliran sudahj berangkat sulit sekali memperoleh tanda tangan. Saat bias bertemu pun  banyak hal yang ditanyakan kepadaku, sampai sampai aku bingung dibuatnya, dan bosan dengan kesulitan ini. Sampai beberapa minggu aku sempatkan untuk setidaknya dalam 1 minggu minimal berangkat 2-3 kali kekampus. '

Aku memang tidak tinggal di kos, kerana aku berpikir buat apa kos, kebanyakan tiduran dan bermalasa malasan. Sedangkan kalau dirumah bias bekerja membantu orang tua. Tetap ijika dipikir pikir, biaya yang dikeluarkan sama saja dengan dilaju, aku jika pulang dan pergi dari rumah sampai kampus di purwokerto minimal mengeluarkad dana Rp 10.000 untuk uang bensin bolak balik. Belum lagi kalau jajan, bisa tambah lagi biaya yang harus dikeluarkan hehhehe. Singkat cerita kerana sering berangkat akhirnya judul yang aku ajukan bias di acc.

Tetapi Ujian yang sebenarnya baru dimulai. Hal yang terasa Terutama saat menyusun proposal kp. Setiap kali mengajukan draft, selalu disuruh menunggu minimal 2 minggu kadang bias lebih bias 1 bulan  baru bias direfisi. Kesulitan lainnya kadang sudah 2 minggu lalu bertemu dan ternyata belum disentuh sama sekali, aaaaa. Hal ini sangat membuatku kesal.

Tak terasa waktu berjalan terlalu cepat, dan sudah lewat beberapa bulan, dan proposal kp belum ada kemajuan sama sekali, padahal temanku bimbingan dosen lainyya sudah di acc proposalnya, hal ini tentu membuatku cemas dan semakin kesal dengan dosen bimbingan yang menyulitkan ini. akhirnya aku dan kawan kawanku berfikir bagaimana kalau berangkat dulu, sambil untuk mengambil data yang dipperlukan sambil mengejar agar proposal biar selesai.

 Dengan kebulatan tekat kami pun mantap berangkat, ke tempat kerja praktek (KP). Disini kami pun mengambil data yang diperlukan.
Pemilik atau pengurus tempat kerja praktek termasuk baik, kerana membolehkan kami disini untuk mengambil data, ditambah disini bebas mau pulang dan berangkat pukul berapapun bias :v Singkat cerita satu bulan berlalu dan sudah mengambil data yang diperlukan.
eli setiawan kegiatan selama di lokasi kerja praktek
kegiatan selama di lokasi kerja praktek


Dalam 1 bulan mengambil data yang diperlukan untuk laporan, akupun masih mengejar  proposal kp agar di acc, tetapi mau bagaimana lagi, dosen tersebut sifatnya seperti itu harus menunggu beberapa minggu baru di koreksi, itupun kalau beruntung, kalau tidak beruntung ya seperti biasa bias mencapai bulanan. Kadang aku berangkat diat tidak berangkat, intinya sulit bertemu, giliran bertemu ternyatra belum dikoreksi, dan disuruh menunggu minggu depan. Rutinitas ini membuatku kesal dan frustasi, terlebih biaya yang harus aku keluarkan selama ini untuk berangkat dan pulang pergi juga terus membengkak.

Aku pun semakin malas untuk berangkat , hingga akhirnya berada pada titik terjenuh dalam hidupku. Titik jenuh ini aku tidak berangkat sampai berbulan bulan, aku lupakan itu semua proposal dan laporan yang seharusnya makin aku kejar.

Masalah barupun timbul dimana diruumah aku selalu ditanya kapan kuliahnya selesai, aku pun semakin bingung dibuatnya, sering sekali aku pergi bilang ke orang tua berangkat kuliah, tetapi nyatanya tidak berangkat, hanya sekedar pergi dari rumah ( maafkan aku tuhan 😢😢😢😢😢😢 )

Waktu ternyata berjalan hebih cepat dari dugaanku, tenyata sudah smester 8.  kenapa dan mengapa berjalan begitu cepat !!!!!!.

 Teman temanku sudah banyak yang mulai seminar penelitian dan juga melalukan penelitian. Sungguh ini semakin membuatku semakin frustasi. Aku pun mulai sadar dan berpikir untuk mulai mengejar ketertinggalanku. jika seperti ini terus aku tidak akan lulus, dan akan semakin sering ditanya oleh orang tua. Aku mulai mengejar ketertinggalanku dengan sedikit demi sedikit mulai sering berangkat, mengajukan draft proposalku. Kerja keras ini akhirnya membuahkan hasil hingga proposalku berhasil di acc. Jika ditotal mengerjakan proposal kerja praktek ini lebih dari ½ tahun. Sungguh melelahkan sekali.

Sekarang yang harus aku kejar adalah laporan. Tiba tiba smester udah berganti lagi menjadi smester 9.  sampai lupa mengisi krs di smester 8, tetapi ya sudahlah. Aku pun mulai kelabakan kerana harus membayar sendiri. Untunglah masih ada sedikit tabunganku yang tersisa sehingga bias membayar smester 9 ini. Ternyata laporanku juga menghadapi kendala yang sama, seperti proposal, semakin dipersulit saja. Rasa malaspun kembali menghampiri terlebih lagi harus berpikir membiayai kuliah ini kerana aku sudah tidak ada dana lagi.

Cahaya harapan mulai datang, ada dosen yang baik hati menawariku untuk ikut penelitian. Tetapi batu besar mulai menghalangiku lagi, dosen yang selalu mempersulitku, tidak setuju dengan judul yang aku ajukan, akupun disuruh mengganti judul. Hal ini semakin membuatku malas, dan bingung dibuatnya.  Judul apa yang harus aku ajukan??? Apa yang harus aku lakukan sekarang ?????

Selain itu Akupun mulai berpikir mencari pekerjaan, tetapi dengan sifatku yang pendiam ini sangat sulit mencari pekerjaan, terutama berhadapan dengan orang lain . aku tidak mau lagi menjadi beban orang tua selain itu aku adalah anak laki laki satu satunya dari 4 bersaudara, sudah menjadi kewajibanku untuk membahagiakan mereka.

kedua orang tuaku hanyalah tukang penderes kelapa (pemanjat gula kelapa) dan usaha sampingan orang tuaku adalah memelihara ayam broiler.  aku tidak tega melihat ayahku yang setiap hari memanjat pohon kelapa untuk menghidupi keluarga. selain itu usaha ayam broiler kadang untung kadang rugi.

Andalanku saat ini hanyalah dari google adsense dan akun quora. Itupun juga tidak terlalu bias diharapkan kerana aku baru pernah menghasilkan sekali dari google adsense. jika dari quora aku sudah beberapa kali menghasilkan, tetapi itupun hanya receh 10$
penghasilan eli setiawan dari mitra quora
penghasilan dari mitra quora

Pengalamanku menghasilkan dari adsense bias dibaca  pada artikel berikut menghasilkan dari adsense. hasil dari akun quora juga tidak seberapa hanya beberapa dollar, aku sekarang makin bingung mencari pembiayaan. dari google adsense pun sama saja, masih suram.

 Cobaan juga tak henti menimpaku. kali ini terjadi pada akun  google adsenseku, dimana iklan google adsense terutama pada blog ini blank, alias tidak tampil.
akun adsense yang terkena pembatasan iklan
akun adsense yang terkena pembatasan iklan

Akun adsenseku juga terkena terkena pembatasan iklan sampai sekarang 😢  sungguh aku sangat sedih sekali. 

 mengapa banyak sekali ujian hidupku.

Keinginanku saat ini hanyalah agar jalanku agar bisa lulus kuliah dipermudah, jangan dipersulit.  Juga dipermudah dalam memperoleh uang atau biaya kuliah. ingin segera lulus, tidak menjadi beban orang tua. 

Aku rasa sudah cukup panjang unek unekku aku tulis, semoga kawan kawan pembaca bisa mengambil pelajaran dari kisah nyataku ini. Sekian semoga bermanfaat untuk kawan pembaca semuanya.

Leave a Reply to "Eli setiawan frustasi"

Post a Comment

silakan berkomentar dengan sopan yah :)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel