Latest Posts

mengenal tingkat kematangan Daging steak (Beef Steak)

Elysetiawan.com Jika kita makan di restoran stik sapi (beef steak), pelayan restoran akan bertanya kepada Ibu/Bapak, tingkat kematangan stiknya mau seperti apa?”. tentu bagi orang awam yang belum pernah makan Beef Steak/ atau daging steak, akan menjadi bencana terutama orang desa seperti saya heheheh.
tingkat kematangan steak sapi
steak sapi

Umumnya ada 3 pilihan tingkat kematangan steak yaitu “rare” (agak mentah), “medium” (setengah matang), dan “well “ atau “well done” (matang). Selain itu, ada tingkat kematangan rare medium“ dan medium well“.

berikut adalah pembahasannya Tingkat kematangan Daging steak (Beef Steak).


Tingkat kematangan stik atau Beef Steak bergantung pada suhu dan lama pemanggangan potongan daging yang dapat dikenali warna pada permukaan dan bagian dalam daging yang dibakar atau dipanggang.
Jika daging sapi dimasak, warna merah daging sapi akan berubah menjadi coklat, karena mioglobin daging dipecah (terdenaturasi) oleh suhu panas.Permukaan daging yang terkena panas akan berwarna coklat gelap dan bagian dalamnya berwarna merah muda hingga merah dan "berair" yang merupakan "jus daging" atau Myoglobin, ingat yah bukan darah hehehe.
tingkat kematangan daging steak
tingkat kematangan daging steak


Myoglobin adalah cairan berisi protein yang mengalir sebagai oksigen kepada otot sapi, dan protein itu berubah warnanya menjadi merah saat terkena udara ketika daging sapi dipotong. 
 Hal tersebut terjadi pada daging sapi (steak) yang dibakar dengan tingkat kematangan "rare" dan "medium". Jika daging dibakar dengan tingkat kematangan „well“, maka bagian dalam daging berwarna coklat juga dan jus daging sangat sedikit. Jika kita ingin merasakan nikmatnya jus daging pada Beef Steak, pilihlah tingkat kematangan rare atau medium.

 Tingkat kematangan Daging steak (Beef Steak)


tingkat kematangan daging steak
tingkat kematangan daging steak

Tingkat kematangan “rare”

Daging steak setebal 2,54 cm (1 inch) dibakar (grill) pada satu sisi selama 5 menit, kemudian dibalik dan bakar selama 3 menit. Suhu bagian dalam daging harus 50-55 derajat Celcius.
Tingkat kematangan steak rare ini sangat digemari orang Perancis, biasanya dimakan dengan salad. Medium Rare ditandai dengan steak yang ketika dipotong memiliki warna merah dibagian tengahnya, dengan juicy yang masih sangat besar membuat cita rasa daging sangat terasa.

Tingkat kematangan “medium”

Daging steak setebal 2,54 cm (1 inch) dibakar (grill) pada satu sisi selama 6 menit, kemudian dibalik dan bakar selama 4 menit. Suhu bagian dalam daging harus 60-65 derajat Celcius. tingkat kematangan steak medium banyak dipilih orang pencita steak di dunia, daging bagian dalam terlihat masih agak kemerahan dengan aroma bakar yang sangat menggoda meresap kedalam daging, teksture yang imbang dengan juicy yang sedikit mengalir membuat para pencinta steak dapat merasakan manisnya juicy dari daging sapi pilihan.

Tingkat kematangan “medium well”

Tingkat kematangan medium well Daging steak  setebal 2,54 cm (1 inch) dibakar (grill) pada setiap sisi. Sangat cocok bagi lidah kita, tingkat kematangan ini membuat banyak orang ketagihan menikmati steak. Perpaduan yang pas antara ke-empukan dan juicy sehingga keduanya memberikan sensasi yang tepat. Tingkat kematangan steak dengan teksture yang tepat dengan bagian dalam berwarna merah muda dan aroma panggang yang kencang menggelora membuat para pencinta steak benar-benar dapat menikmati kelezatan steak sepenuhnya

Tingkat kematangan "Well done"

Well done artinya sudah kering tanpa juicy. Dari segi penampilan Well Done terlihat coklat dan kering dengan tingkat ke-empukan biasanya agak kenyal oleh karena teksture serat daging menjadi sangat rapat karena lemak dan juicy telah habis terpanggang.

Potongan daging sapi untuk steak itu ada beberapa macam, misalnya tenderloin, striploin, t-bone, dan sebagainya. 
potongan daging sapi
potongan daging sapi

Ketika potongan daging itu terkena panas saat di grill, maka warna merahnya menjadi lebih gelap, sehingga di tingkat kematangan well-done tidak ada lagi warna merah tersisa.

 ketika steak dengan tingkat kematangan medium rare dipotong, maka cairan myglobin akan keluar dari potongan daging tersebut. Ini akibat dari sifat daging yang menyerap banyak air, bahkan hampir 70% dari komposisi dalam daging itu air. Jadi bukan darah, melainkan air berisi myglobin dan mineral lainny yang aman untuk dikonsumsi oleh manusia.

Darah dalam daging kenapa tidak ada? Karena ketika daging sapi telah dipisahkan dari kepala, ekor dan kaki-kakinya kemudian digantung sebagai carcass, maka darah itu ikut mengalir turun dan terbuang dari dalam daging. Sehingga ketika daging itu lalu di potong menjadi berbagai macam jenis potongan dan di packing, bisa dikatakan itu tinggal dagingnya saja.


Mas Ely
Ely setiawan asal banyumas, seorang mahasiswa peternakan, pemilik blog elysetiawan.com dan elyjawa.blogspot.com

Related Posts

Post a Comment

Subscribe Our Newsletter