halal islam dan khosher yahudi

Halo kwan kawan semuanya, kali ini saya akam meenulis artikel yang cukup menarik yaitu halal islam dan khosher yahudi. Kenapa saya katakan menrik, kerana ternyata, dalam agama Yahudi juga  terdapat  aturan-aturan diet atau makanan yang kurang lebih paralel seperti kehalalan dalam Islam, aturan aturan tersebut biasa disebut  dengan kosher (dalam bahasa Inggris dan Perancis) atau kashrut/ כַּשְרוּת dalam bahasa Ibrani (Hebrew).

meskipun  terdapat kesamaan-kesamaan antara halal dan kosher, namun halal dan kosher tidak selamanya identik, terdapat perbedaan-perbedaan yang signifikan antara halal dan kosher. Nah, untuk jelasnya mari kita mengetahui persamaan dan perbedaan antara halal dan kosher ini, agar lebih paham.

membedakan logo halal dan khosher

Berikut adalah logo halal islam dan khosher yahudi pada makanan, agar mempermudah kawan kawan untuk membedakannya halal islam dan khosher yahudi .
logo halal islam dan khosher yahudi
logo halal islam dan khosher yahudi


Dalam agama islam, kita sering mendengar istilah halal dan haram.



HALAL حلال

Dalam hukum Islam, halal dalam makanan bukan saja menyangkut apa yang boleh dimakan dan apa yang tidak boleh dimakan, tetapi juga menyangkut prasayarat binatang yang akan disembelih, cara menyembelih, ritual penyembelihan, persiapan makanan sebelum dihidangkan, dan lain-lain. Halal berarti segala hal yang diperbolehkan menurut hukum Islam. Jadi halal dalam pengertian Islam dapat mencakup pula masalah perbuatan, perkataan, cara berpakaian,  cara mendapatkan dan lain sebagainya.

logo halal mui pada label makanan
logo halal mui
Sebelum kita membeli produk makanan  halalkita biasanya untuk mengetahui produk ini halal atau haram  maka kita melihat kemasan makanan, jika ada logo ‘halal’ حلال  maka kita mendapatkan jaminan bahwa produk yang akan kita konsumsi halal.
dinegara eropa seperti Inggris dan Perancis, kata halal sudah resmi diakui menjadi kata bahasa Inggris dan Perancis halal namun disana hallal diartikan terbatas dalam hal makanan saja. Namun dalam artikel kali ini,  saya hanya  akan membatasi permasalahan halal dalam hal hewan sembelih yang halal makanan saja.

 Penyembelihan hewan harus dilakukan dengan sebaik-baiknya, sehingga hewan bebas dari rasa sakit, rasa takut, dan tertekan, penganiayaan, dan penyalahgunaan.

Dalam mempersiapkan hewan yang halal, hal-hal yang harus diperhatikan saat penyembelihan adalah sebagai berikut:
  1.     Binatang harus hidup dan sehat pada saat penyembelihan
  2.     Binatang yang disembelih harus binatang yang halal untuk disembelih
  3.     Semua darah harus dikucurkan keluar badan binatang setelah disembelih
  4.     Yang harus menyembelih adalah seorang Muslim
  5.     Penyembelihan harus dengan pisau yang sangat tajam dan harus sekali sembelih
  6.     Setiap sebelum menyembelih, menyebutkan basmallah atau nama Allah setiap kali akan menyembelih
  7.     Dalam menyimpan makanan halal, tidak boleh bercampur dengan makanan yang haram, karena akan menjadi haram.

CARA PENYEMBELIHAN SESUAI PERSYARATAN HALAL

Berikut ini adalah tahapan penyembelihan yang memenuhi persyaratan halal :
  1. Penyembelih  harus beragama Islam, dewasa  (baligh) dan berakal sehat.
  2. Memastikan bahwa ayam yang akan disembelih harus dalam keadaan hidup, sehat, dan bersih serta disunnahkan untuk dihadapkan ke arah kiblat.
  3. Penyembelih  melafazkan “Bismillahi Allahu Akbar” atau “Bismillahirrahmanirahiim” saat menyembelih unggas. Hal yang tidak diperbolehkan adalah menyembelih sambil makan, minum, merokok atau aktivitas lain yang menyebabkan lalai dalam mengucapkan basmalah.
  4. Melakukan penyembelihan pada pangkal leher unggas dengan memutuskan saluran pernafasan (trakhea/hulqum), saluran makan (esofagus/mari’) dan dua urat lehernya (pembuluh darah di kanan dan kiri leher/wadajain) dengan sekali sayatan tanpa mengangkat pisau. Proses penyembelihan dilakukan dari leher bagian depan diantara ruas tulang leher ke 2 dan ke 3 serta tidak memutus tulang leher (Gambar 3).  Pisau yang digunakan harus setajam mungkin dan dalam keadaan bersih. Memastikan bahwa  matinya ayam disebabkan oleh penyembelihan tersebut.
  5. Darah ayam dibiarkan keluar dengan waktu minimal 3 menit sebelum proses berikutnya (lebih baik dalam posisi digantung untuk memaksimalkan pengeluaran darah).  persyaratan pisau untuk penyembelihan hewan
  6. Ayam yang akan masuk kedalam proses perendaman air panas harus dipastikan sudah mati (tidak ada reflek kornea mata dan darah berhenti memancar). Pada pemotongan skala industri, harus diperhatikan kecepatan konveyor dan jarak ke tempat pencelupan air panas.
  7. Proses penanganan selanjutnya dilakukan dengan kondisi yang bersih agar tidak terjadi kontaminasi bakteri, najis atau bahan haram.

catatan
  • Dalam Islam pelarangan penggunaan binatang non-halal (haram) seperti babi, bukan hanya berlaku pada makanan saja, tapi juga produk-produk lain dari binatang tersebut, misalkan insulin dari babi juga haram. Sedangkan dalam agama Yahudi, pelarangan penggunaan binatang non-kosher hanya sebatas pada makanan saja, sedangkan untuk yang tidak dimakan seperti insulin dari babi, diperbolehkan.
  • Merokok dalam Islam masih terjadi dualisme, sebagian ulama mengklasifikasikan sebagai makruh, namun semakin banyak saja ulama yang mempercayai bahwa merokok itu haram, karena sangat merusak tubuh! Dan dalam Islam, sesuatu yang merusak tubuh itu tidak boleh (haram), ini didasarkan pada ayat Al-Qurân:
     وَأَنفِقُواْ فِي سَبِيلِ اللّهِ وَلاَ تُلْقُواْ بِأَيْدِيكُمْ إِلَى التَّهْلُكَةِ وَأَحْسِنُوَاْ إِنَّ اللّهَ يُحِبُّ الْمُحْسِنِينَ
    QS (2:195) yang artinya: Dan belanjakanlah (harta bendamu) di jalan Allah, dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan, dan berbuat baiklah, karena sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik.
    Sedangkan menurut agama Yahudi, pada dasarnya tidak ada masalah dengan merokok, hanya saja di sebagian sekte-sekte Yahudi yang orthodox yang tidak memperbolehkan merokok.
  • Di dalam agama Islam, pengkonsumsian binatang-binatang haram seperti babi menjadi halal jika kita tidak punya pilihan lain atau tidak ada makanan lain. Hal ini untuk menjaga kelangsungan hidup atau jiwa manusia pemberian Allah yang sangat berharga tersebut. Hal ini disebutkan dalam ayat Al-Qurân berikut ini:
    إِنَّمَا حَرَّمَ عَلَيْكُمُ الْمَيْتَةَ وَالدَّمَ وَلَحْمَ الْخِنزِيرِ وَمَا أُهِلَّ بِهِ لِغَيْرِ اللّهِ فَمَنِ اضْطُرَّ غَيْرَ بَاغٍ وَلاَ عَادٍ فَلا إِثْمَ عَلَيْهِ إِنَّ اللّهَ غَفُورٌ رَّحِيمٌ
    (QS 2:173) yang artinya: Sesungguhnya Allah hanya mengharamkan bagimu bangkai, darah, daging babi, dan binatang (yang ketika disembelih) disebut (nama) selain Allah. Tetapi barang siapa dalam keadaan terpaksa (memakannya) sedang ia tidak menginginkannya dan tidak (pula) melampaui batas, maka tidak ada dosa baginya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.


KOSHER כַּשְרוּת

Dalam kosher Yahudi, peraturan-peraturan umumnya adalah sebagai berikut:

    Binatang yang disembelih harus binatang yang kosher (yang diperbolehkan dalam hukum makanan Yahudi)
logo khoser

    Seperti halnya dalam halal, dalam kosher binatang yang disembelih harus dalam keadaan hidup dan sehat pada waktu disembelih
    Darah dari binatang yang disembelih harus mengucur keluar juga.
    Namun dalam kosher ada beberapa bagian dari binatang yang tidak boleh dimakan
    khusus untuk buah dan sayuran, harus diinspeksi dulu agar tidak ada hama yang ikut termakan
    Pengucapan nama Tuhan (paralel seperti basmallah dalam agama Islam) cukup sehari sekali untuk seluruh binatang yang akan disembelih pada hari itu
    Dalam kosher, daging dan susu (juga produk-produk yang terbuat dari susu seperti keju, mentega, dan lain-lain) tidak boleh dicampur, baik dalam penyimpanannya maupun pada saat memakannya, jadi makanan seperti cheeseburger adalah tidak kosher (tidak boleh) menurut agama Yahudi. (Beberapa sekte Yahudi bahkan ada yang tidak memperbolehkan ikan dicampur dengan daging)
    Produk-produk anggur yang tidak dibuat oleh orang Yahudi tidak boleh dikonsumsi


untuk lebih jelasnya, simak tabel persamaan dan perbedaan antara halal islam dan kosher yahudi


Jenis Makanan
Halal Islam
Kosher Yahudi
Babi
Tidak Boleh
Tidak Boleh
Sapi, Biri-Biri, Kambing, dsb.
Boleh
Boleh, tapi hanya bagian depan saja
Ayam
Boleh
Boleh
Kelinci
Boleh
Tidak Boleh
Ayam Hutan, Bebek, Angsa
Boleh
Tidak Boleh
Alkohol
Tidak Boleh
Boleh
Gelatin
Boleh, asal dari binatang halal
Boleh, meskipun dari binatang non-kosher
Keju
Boleh asal enzim yg digunakan berasal dari binatang halal
Boleh, enzim dari binatang apapun (asal tidak tercampur daging)
Binatang Amfibi
Tidak Boleh
Tidak Boleh
Burung Pemangsa
Tidak Boleh
Tidak Boleh
Binatang Karnivora
Tidak Boleh
Tidak Boleh
Binatang Laut
Boleh
Boleh, namun hanya yang bersirip dan bersisik saja, jadi binatang laut seperti kerang dan cumi-cumi tidak boleh
Tumbuhan Laut
Boleh
Boleh
Darah
Tidak Boleh
Tidak Boleh


  semoga bermanfaat :)


Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "halal islam dan khosher yahudi"

Post a Comment

silakan berkomentar dengan sopan yah :)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel