3 Metode Menggemukkan Sapi Potong yang efektif


Macam-macam metode Sistem Penggemukan Sapi Potong 
penggemukan sapi yang efektif
Setiap peternak terutama peternak sapi potong pasti menginginkan sapinya gemuk gemuk dan besar. untuk mendapatkan sapi yang gemuk ada banyak faktor yaitu genetik, pakan dan manajemen. jadi pertama kita harus memilih bibit yang unggul, setelah itu pakan yang baik yang kandungan proteinnya tinnggi kemudian yang terakhir adalah manajemen pemeliharaan yang baik. manajemen pemeliharaan sapi potong yang baik tentu perlu usaha dan metode yang tepat. berikut ini akan saya jelaskan metode daam menggemukan sapi potong atau pedaging. 

Sistem Penggemukan dengan Pasture Fattening

Pasture atau padang penggembalaan adalah metode penggemukan hewanruminansia terutama  ternak sapi dengan digembalakan dilahan penggembalaan yang luas dan sumber hijauan segar sebagai bahan makanan ternak.

Sistem Penggemukan dengan Pasture Fattening ATAU PADANG PENGGEMBALAAN
Sistem Penggemukan dengan Pasture Fattening
Menurut Parakkasi (1999), pasture adalah suatu lapangan terpagar yang ditumbuhi hijauan dengan kualitas unggul dan digunakan untuk menggembalakan ternak ruminansia. 
Teknik pemberian pakan dalam sistem Pasture Fattening adalah dengan penggembalaan. Tidak ada penambahan pakan berupa konsentrat maupun biji-bijian sehingga pakan yang tersedia murni hanya berasal dari hijauan yang terdapat di padang penggembalaan. Oleh karena itu, hijauan yang terdapat di padang penggembalaan disamping rumput-rumputan yang ada, haruslah ditanami dengan leguminosa agar kualitas hijauan yang ada di padang penggembalaan itu lebih tinggi. Apabila hanya mengandalkan rumput-rumputan saja dan tanpa penanaman leguminosa maka tidak dapat diharapkan pertambahan bobot sapi yang lebih tinggi.

Ciri-ciri pasture yang baik 

 produksi bahan kering tinggi, memiliki kandungan nutrien terutama protein kasar yang tinggi, tahan renggutan dan injakan serta kekeringan saat musim kemarau, pemeliharaannya mudah, daya tumbuh cepat, nisbah daun dan batang tinggi, mudah dikembangkan jika dikombinasikan dengan tanaman legume, ekonomis dan mempunyai palatabilitas yang tinggi.

Penggemukan Dengan Fattening Intensif (Dry Lot Fattening)

Dry lot fattening yaitu sistem penggemukan sapi dengan pemberian ransum atau pakan yang mengutamakan biji-bijian seperti jagung, sorgum atau kacang-kacangan yang mengandung protein yang tinggi.

penggemukan sapi dilakukan dalam waktu yang relatif singkat maka diperlukan pemberian konsentrat yang banyak dalam komponen ransumnya. Namun, perlu diketahui bahwa pemberian konsentrat yang lebih dari 60% dalam komponen ransumnya sudah tidak akan ekonomis lagi walaupun harganya murah.


sistim penggemukan Dry lot fattening
penggemukan Dry lot fattening

penggemukan sapi dengan sistem dry lot fattening memerlukan pemberian konsentrat yang relatif banyak dalam komponen ransumnya, tetapi jumlah pemberian konsentrat itu tidak boleh lebih atau maksimal 60% dalam komponen ransumnya kerana  Sapi dan ternak ruminansia lainnya membutuhkan serat kasar yang antara lain bersumber pada hijauan untuk memperlancar dan mengoptimalkan proses pencernaannya.
Sapi bakalan yang digemukkan pada sistem dry lot fattening pada umumnya adalah sapi-sapi jantan yang telah berumur lebih dari satu tahun dengan lama penggemukan berkisar antara 4-6 bulan.

sistim penggemukan Dry lot fattening bahan-bahan yang dipergunakan dapat terdiri dari limbah pertanian seperti jagung giling, bungkil kelapa, dedak padi, polard, bungkil kelapa sawit, ampas tahu, dan sebagainya. Dengan penambahan mineral dan garam dapur, bahan-bahan tersebut diformulasi dan menjadi bentuk pakan jadi yang disebut konsentrat.

Penggemukan Sistem Sapi Kereman atau Tradisional

Penggemukan sapi sistem kereman dilakukan dengan cara menempatkan sapi-sapi dalam kandang secara terus-menerus selama beberapa bulan. Pakan yang diberikan biasanya terdiri dari hijauan dan konsentrat dengan perbandingan yang tergantung pada keresediaan pakan hijau dan konsentrat. Sistem ini tidak begitu berbeda dengan penggemukan sapi dengan sistem dry lot seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, yang membedakan yaitu tingkatnya yang masih sederhana. Pemberian pakan dan air minum dilakukan dalam kandang yang sederhana selama berlangsungnya proses penggemukan.
Penggemukan sapi sistem kereman
Penggemukan sapi sistem kereman

penggemukan sapi sistem kereman sangat sederhana , yakni hanya terdiri dari satu jenis dan paling banyak dua jenis bahan pakan saja. Misalnya, konsentrat itu hanya berupa dedak padi saja atau ampas tahu, atau pun hasil industry pertanian lainnya. Ada pula yang membuat konsentrat itu berupa campuran dedak padi dengan ubi kayu yang dilumatkan dan kemudian direndam dalam air panas selama beberapa saat.
penggemukan sapi tradisional
penggemukan sapi tradisional

Penggemukan sapi dengan sistem kereman hanya terdapat di Indonesia dan banyak dilakukan di daerah-daerah Magetan, Wonogiri, Wonosobo, Lamongan, Bondowoso, Banyuwangi, Sulawesi Selatan, Aceh dll. Pertambahan bobot badan  dengan sistim kereman sangat bervariasi dan terutama tergantung pada pakan atau ransum yang diberikan pada ternak sapi.

Sistem Penggemukan sapi Kombinasi Pasture dan Dry Lot Fattening


banyak dilakukan di daerah-daerah subtropis maupun tropis dengan pertimbangan musim dan ketersediaan pakan banyak mengguanakan sistim kombinasi pasture dan dry lot fattening. Di daerah subtropis, pada musim dingin sebelum salju turun, sapi digemukkan dengan sistem pasture. Setelah turun salju, penggemukan sapi diteruskan dengan sistem dry lot. Sedangkan untuk daerah tropis, pada musim banyak produksi hijauan ataupun rumput, penggemukan sapi dilakukan dengan pasture. Pada musim tertentu pada musim kemarau, sewaktu produksi hijauan sudah sangat menurun, penggemukan sapi diteruskan dengan sistem dry lot.
Penggemukan sapi Kombinasi Pasture
Penggemukan sapi Kombinasi Pasture

Penggemukan sapi dengan sistem kombinasi pasture dan dry lot fattening dapat pula diartikan dengan menggembalakan sapi-sapi padan padang-padang penggembalaan di siang hari selama beberapa jam, sedangkan pada sore dan malam hari sapi-sapi dikandangkan dan diberi pakan konsentrat secukupnya. Sistem demikian ini umumnya terdapat pada daerah yang luas padang penggembalaannya sudah sangat terbatas.
Penggemukan sapi Kombinasi daylot
Penggemukan sapi Kombinasi daylot

kelebihan sistim penggemukan sapi sistem kombinasi pasture dan dry lot fattening yaitu lama penggemukan sapi dengan sistem kombinasi pasture dan dry lot fattening yaitu lebih singkat, tetapi lebih lama dibandingkan dengan sistem dry lot fattening.

Leave a Reply to "3 Metode Menggemukkan Sapi Potong yang efektif"

Post a Comment

silakan berkomentar dengan sopan yah :)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel