link expr:href='data:blog.url' hreflang='x-default' rel='alternate'/>

Seandainya Saya Kayaraya


halo kawan kawan semuanya, Siapa sih di antara kita yang tidak ingin hidup berkecukupan dalam kondisi kaya raya , bertakwa kepada Allah dan membantu orang banyak ? tentu setiap orang  ingin seperti itu. Tapi kenyataannya tidak semua seperti, tidak semudah membalikan telapak tangan.  yang kita inginkan sesuai dengan yang kita harapkan. Yang  menentukan semuanya adalah Allah SWT. Allah SWT memberikan apa yang kita butuhkan bukan yang kita inginkan.
ILUSTRASI ORANG KAYA
Gambar orang kaya

Allah lebih tau mana yang lebih baik baginya untuk memiliki harta yang banyak dan mana yang baginya lebih baik untuk tidak memiliki harta yang banyak.

Sebagian kita ditakdirkan untuk memiliki harta yang sedikit, anda boleh bersedih tetapi jangan sedih kebanyakan, jangan terlalu dalam pada kesedihan anda. Terpenting itu adalah anda menghiasi kekurangan harta anda dengan takwa kepada Allah.  Kalau anda tidak dihargai oleh manusia di atas muka bumi ini jangan sampai juga anda tidak dihargai oleh Allah.

Allah berfirman dalam Al-Qur’an :

“Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah adalah orang yang paling bertakwa di antara kamu.” (Al-Hujurat :13)

Saudara-saudaraku yang mungkin anda memiliki kekurangan di sisi harta, Rasulullah memberikan sebagian kabar gembira bagi anda sekalian agar anda bersabar dengan kondisi anda. Oleh karena itu dalam suatu Hadits Rasulullah bersabda :

“Sesungguhnya orang-orang miskin dari umatku akan masuk surga lima ratus tahun sebelum orang-orang kaya.” (HR. Ibnu Majah)

Para ulama telah menjelaskan, bagaimana bisa yang muslim lebih dulu masuk surga daripada si kaya.

“Karena apa yang hendak dihisap dari hartanya, dia tidak memiliki harta dan inilah rahmat Allah.”
Kata Syaikh Ibnu Taimiyah  dalam Majmu’ Fatawa, “Kenapa? Karena si miskin ini lebih dahulu untuk segera merasakan kenikmatan.”

Ingatlah kehidupan ini hanya sementara. Oleh karena itu dalam suatu Hadits Rasulullah pernah bersabda :

“Ya Allah sesungguhnya tidak ada kehidupan yang hakiki kecuali kehidupan akhirat.” (HR. Muslim)


Kehidupan di dunia seperti ini yang mungkin penuh dengan kesengsaraan maka ini hanyalah sementara yang sebentar lagi akan hilang. Makanya dikatakan dengan dunia. Dunia dalam bahasa arab artinya dekat. Kalau kita punya kenikmatan maka nikmat itu akan segera dekat hilangnya. Kalau kita dalam kehidupan sulit, kesulitan itu akan hilang dengan cepat. Kita akan masuk ke dalam kehidupan yang baru yang abadi. Tiada penghujungnya yaitu kehidupan akhirat.

Semoga apa yang saya bagikan bermanfaat untuk kita semuanya amin.....

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Seandainya Saya Kayaraya"

Post a Comment

silakan berkomentar dengan sopan yah :)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel