link expr:href='data:blog.url' hreflang='x-default' rel='alternate'/>

3 kambing lokal asal indonesia

Peternakan merupakan salah satu sektor yang sangat berperan dalam kehidupan 
kambing lokal asal indonesia
kambing asal indonesia
masyarakat mulai dari hulu sampai hilir meliputi pangan, sandang, dan juga industri. Ternak dapat menghasilkan pangan sebagai sumber protein hewani berupa daging, telur, dan susu. salah satu tenak yang banyak dipelihara adalah ternak kambing. Ternak kambing sudah cukup dikenal oleh masyarakat yang dapat dijadikan sebagai sumber pendapatan tambahan dalam usaha tani terutama didaerah pedesaan.  berikut ini adalah 3 kambing lokal asal indonesia 
 



Kambing Marica
Kambing Marica asal Propinsi Sulawesi Selatan
kambng marica

Kambing Marica yang terdapat di Propinsi Sulawesi Selatan merupakan salah satu genotipe kambing asli Indonesia yang menurut laporan FAO sudah termasuk
kategori langka dan hampir punah (endangered). Daerah populasi kambing Marica dijumpai di sekitar Kabupaten
Maros, Kabupaten Jeneponto, Kabupaten Sopheng dan daerah Makassar di Propinsi Sulawesi Selatan.

Kambing Samosir

Kambing Samosir asal pulau samosir
Kambing Samosir

Berdasarkan sejarahnya kambing ini dipelihara penduduk setempat secara turun temurun di Pulau Samosir, di tengah Danau Toba, Kabupaten Samosir, Propinsi Sumatera Utara. Bobot badan kambing Samosir ini lebih besar jika dibandingkan dengan kambing Marica, atau hampir sama besarnya dengan kambing Kacang, tetapi ciri khas yang paling menonjol adalah warna bulu putihnya sangat
dominan. Warna tanduk dan kukunya juga agak keputihan. Kambing Samosir ini bisa menyesuaikan diri dengan kondisi ekosistim lahan kering dan berbatu-batu, walaupun pada musim kemarau biasanya rumput sangat sulit dan kering.

Kambing Muara

Kambing Muara

Kambing Muara dijumpai di daerah Kecamatan Muara, Kabupaten Tapanuli Utara di Propinsi Sumatera Utara. Penampilannya kambing ini nampak gagah, tubuhnya kompak dan sebaran warna bulu bervariasi antara warna bulu coklat kemerahan, putih dan ada juga berwarna bulu hitam. Bobot kambing Muara lebih besar dibandingkan dengan kambing Kacang dan diduga kambing prolifik. Dibandingkan dengan kambing Kacang dan Peranakan Ettawah (PE), kambing Muara ini nampaknya lebih baik dari segi produksi dagingnya. Lebar dan dalam dada kambing Muara lebih panjang jika dibandingkan dengan kambing PE, bentuk badannya bulat, cenderung mengarah kemiripan dengan tubuh kambing Boer. Bentuk telinga kambing Muara agak panjang dan jatuh tetapi telinga PE lebih panjang dan hidung tidak melengkung seperti kambing Boer atau PE. Tanduk sedang serta panjang badan lebih panjang dibandingkan dengan kambing Kacang

Berlangganan update artikel terbaru via email:

1 Response to "3 kambing lokal asal indonesia"

silakan berkomentar dengan sopan yah :)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel