link expr:href='data:blog.url' hreflang='x-default' rel='alternate'/>

Manajemen Pemeliharaan Ayam Kampung lengkap

Manajemen Pemeliharaan Ayam Kampung yang akan saya bahas adalah manajemen untuk ayam kampung unggul Balitbangtan tp sebelumnya mari kita mengenal apa sih itu ayam kampung
Ayam Kampung yang  biasa juga disebut ayam lokal dan nama ilmiah untuk ayam kampung adalah ”Gallus domesticus”.
Sejarah ayam kampung dimulai dari generasi pertama ayam kampung yaitu berasal dari keturunan ayam hutan merah (”Gallus  gallus ”).  Ayam kampung sudah ada sejak zaman Kerajaan Kutai.

Pada saat itu ,  ayam kampung merupakan salah satu jenis persembahan untuk kerajaan sebagai upeti dari masyarakat setempat.
Keharusan menyerahkan upeti menyebabkan ayam kampung selalu diternakan oleh masyarakat kampung sehingga tetap terjaga kelestariannya .  Sampai sekarang sistem upeti dalam arti perpindahan ayam kampung dari desa ke kota masih tetap ada.
Bedanya ,  saat ini perpindahan tersebut lebih bersifat bisnis



yang akan dibahas meliputi

1.Mengapa ayam kampung unggul Balitbangtan ?
2.kandang
3. biosecurity dan vaksinasi
4.manajemen doc s.d grower
5.manajemen indukan, pejantan an telur tetas
6.pakan


oke kawan
l  Mengapa ayam kampung unggul Balitbangtan ?

 ayam kampung balitbangtan atau biasa disebut ayam KUB adalah ayam lokal unggul hasil persilngan dan seleksi ayam lokal yang ada dijawa barat dan DKI selama 6 generasi. untuk lebih jeasnya bisa menyimak postingan berikut.
 performa produksi telur dan dagingnya  tinggi dibanding ayam lokal umumnya. pemilihan bibit SANGAT PENTING dalam menentukan kinerja usaha peternakan kita.

2. kandang

 kandang yang baik akan memperbesar peluang kita untuk mencapai produksi ayam kampung yang optimal. hal yang perlu diperhatikan dalam menentukan kandang untuk ayam kampung yaitu
 -ventilasi/sirkulasi kandang baik atau lancar.
-konstruksi kandang kuat dan aman untuk peternak.
-peralatan untuk pemeliharaan/ produksi ayam mencukupi.
peralatan yang diperlukan seperti tempat pakan, minum pemanas, tenggeran, sarang tempat telur timbangan dll.


 Tipe kandang
pada umumnya ada 2 yaitu liter dan battery/cages. perbedaannya yaitu kandang liter biasanya digunakan untuk pemeliharaan doc sampai siap produksi atau untuk pembesaran dan penggemukan. sedangkan untuk battry/cages untuk ayam yang berproduksi telur.
hal yang unik pada ayam kampung adalah mereka suka bertengger sehingga perlu ditambah tempat bertengger, selain meningkatkan kualitas animals welflare juga mencegah ayam stres dan ayam bugar sehat.

Atap kandang
atap kandang dibuat berundak undak tujuannya adalah agar sirkulasi udara lancar. perlu diketahui ayam adalah hewan yang tidak tahan panas, sehingga harus dibuat senyaman munkin didalam kandang.
langit langit kandang
sepertti dibahas sebelumnya ayam kampung suka terbang, selain dibuat tenggeran juga perlu diberi jaring atau kawat harmonika, tujuannya agar ayam tidak terbang keluar kandang. kalau sudah keluar kandang bisa repot hehehe.


Persiapan Kandang
meliputi
Pembersihan kandang sebelum ternak doc masuk. kandang perlu dibersihkan dari kotoran terutama debu dan sarang laba laba. pembersihan ini penting untuk mencegah bibit penyakit.



Penyemprotan dengan desinfektan (histam). penyemprotan ini tujuannya untuk menonaktifkan dan membunuh bibit penyakit yang masih tertinggal setelah kandang dibersihkan.
Pengapuran, kemudian istirahat kandang selama sekurang kurangnya 2 minggu. tujuannya untuk menonaktifkan dan membunuh bibit penyakit setelah disemprot.

istirahat kandang
kandang perlu diistirahatkan setelah masa produksi untuk mencegah / memutus siklus penyakit.

3. Biosekuriti dan Vaksinasi
Biosecurity
Suatu usaha untuk menghambat dan /atau membunuh bibit penyakit yang  terbawa oleh manusia ,  hewan dan barang yang  berpotensi menularkan menyebabkan penyakit kepada ternak.
 bagaimana caranya ?? cara yang mudah yaitu dengan menerapkan

1.KURANGI mobilitas manusia dan barang dari luar ke area  kandang
2.SEDIAKAN sepatu boot  dan wearpack khusus untuk memasuki area kandang
3.sEDIAKAN bak celup kaki yang  berisi desinfektan(e.x. histam) dan/atau lorong spayer pada pintu masuk area  kandang
4.MINIMALISIRmasuknyahewanlain seperti tikus dan burung liar kedalam kandang
5.SEMPROT desinfektan 1x  seminggu pada area  kandang
6.JAGA kebersihan kandang lingkungan dan peralatan kandang

Program Vaksinasi.
tujuan vaksinasi adalah agar ayam tidak terserang penyakit dari virus, kerana penyakit dari virus tidak dapat diobati, dan basanya penyakitnya ganas.

4.Manajemen DOC s.d Grower

Persiapan dan kedatangan DOC….
 1. Kandang telah didesinfeksi; tempat minum dan pakan sudah tersedia
2. Dinding kandang diberikan penghalang angin/terpal untuk menghindariudara dingin dan/atau angin dari luar
3. Alaskan koran dibawah/dasar sekam
4. Berikan pembatas /chick guard (plat seng ) berbentuk lingkaran untuk
menjaga panas brooder
5. Nyalakan pemanas (brooder) 24 jam sebelum DOC datang
6. Berikan air minum yang telah dicampur vita stress/vita chick/vitamin
atau air gula ketika DOC datang
7. Berikan pakan starter sedikit demi sedikit, namun sering. (4-5 kali
sehari)

• Suhu/Pemanas pada tiap fase umur
1. Umur 1- 7 hari suhu 32 – 35 C
2. Umur 8 – 14 hari suhu 29 – 31 C
3. Umur 15 – 21 hari suhu 27 – 29 C
4. Umur 22 – 28 hari suhu 24 - 26 C
* PERHATIKAN kondisi cuaca diluar kandang, jika hujan/angin
besar, sebaiknya kandang ditutup lebih rapat
• Tempat minum
• 1 – 2 buah ( 1 galon ) per 100 ekor s/d minggu ke 3.
• 2 – 3 buah ( 2 galon ) per 100 ekor s/d minggu ke 8.


• Kapasitas kandang :
• Umur 1 hari s.d 12 minggu : 10 – 12 ekor / M2.
• Umur 12 minggu s.d 20 minggu : 5 – 6 ekor / M2
• Lakukan penimbangan berkala untuk mengetahui performa ayam
(pertambahan bobot ayam)
• Sebaiknya penimbangan dilakukan pada saat ayam belum makan/puasa
• Lakukan grading/pengelompokkan berdasarkan ukuran dan kondisi tubuhnya ---- Kecil, Sedang dan Besar
• Untuk mengasilkan keseragaman ukuran ayam



Manajemen Indukan, Pejantan dan Telur Tetas

Manajemen Indukan dan Pejantan
• Rasio Jantan vs Betina yakni 1 jantan : 5 -7 ekor betina
• 1 meter persegi kandang untuk 3 – 5 ekor ayam dewasa
• Program pencahayaan
• Pada umur 15 minggu, lampu menyala 12 jam.
• Pada umur 16 minggu, lampu menyala 13 jam.
• Pada umur 18 minggu, lampu menyala 14 jam. .
• Pada waktu produksi 50% (puncak produksi), lampu menyala selama
16 jam
• Lakukan pergantian sekam total sebelum ayam masuk periode  bertelur dan setiap1 -1.5 bulan sekali
• Segera ganti sekam yang basah dan menggumpal
• Lakukan penyemprotan desinfektan 1 x seminggu


Nest / sarang
• Sangat diperlukan agar ayam tidak bertelur dilantai kandang
• Telur lebih bersih
• Mengurangi resiko telur pecah/retak karena dipatuk ayam
• Sebaiknya disediakan 1 bulan sebelum ayam mulai bertelur
(umur ayam 3.5 bulan)
• Ukuran kotak : panjang x lebar x tinggi : 30 x 30 x 25 cm
• 1 kotak/nest bisa untuk 3 – 4 ekor ayam betina
• Berikan jerami /sekam/serbuk gergaji sebagai alas sangkar
• Periksa secara berkala kebersihan alas sangkar




Indukan…
• Pilih betina terbaik
• Kriteria seleksi betina:
1. Mata : bersinar cerah & hidup
2. Kedua Sayap : simetris & lebar
3. Pial & jengger : berwarna merah segar
4. Kuku & paruh : pendek
5. Bentuk Kepala (dr depan) : pipih
6. Gerakan : lincah dan tidak lesu
7. Umur : 5 – 6 bulan (BB = 1.2 – 1.5 kg)
8. Secara Klinis : sehat, tidak cacat
9. Jarak antara :
~ Kedua tulang duduk : 2 jari orang dewasa
~ Tulang dada dgn tulangg duduk : 3 jari orang dewasa

Pejantan….
• Pilih jantan terbaik
• Kriteria seleksi pejantan :
• Dada besar : panjang, rata, tidak ada noda / luka, tulang dada tidak bengkok.
• Kaki : kuat, panjang, tidak bengkok
• Kualitas jari : jari yang lurus / tidak bengkok
• Leher tidak bengkok / melintir
• Punggung lebar dan rata / tidak bengkok.
• Bulu kelihatan cerah dan tidak kusam
• Mata tidak buta atau cacat.
• Paruh tidak menyilang / cross back.
• Sayap tidak patah, atau menggantung.
• Keadaan ayam sehat
• Umur pejantan sebaiknya minimal umur 8 bulan
Telur Tetas….
• Koleksi telur tetas 3 – 4 kali, untuk menghindari telur kotor, retak atau pecah
• Pisahkan telur yang tidak layak tetas (kerabang tipis, kecil, bentuk abnormal, retak)
• Koleksi telur tetas maksimal 7 hari
• Berikan kode pada egg tray untuk masing-masing kandang
• Penyimpanan telur tetas pada suhu sejuk 16 – 21 C
• Hindari dari sinar matahari langsung
• Cuci tangan sebelum dan setelah koleksi

Telur tetas yang baik….
• Telur memiliki ukuran sama, bobot variasi 37 s.d 45 gram
• Cangkang telur dengan permukaan mulus dan jika diteropong ke tempatterang, tidak terlihat bercak-bercak tipis
• Bentuk telur harus oval dan normal,

• Indeks telur sekitar 74 %. Angka ini diperoleh dari pembagian antara lebar dengan panjang telur dan dikalikan dengan 100%
• Kulit/kerabang telur normal tidak terlalu tipis / lembek dan jangan retak, permukaan kulit halus dan rata.


Pakan

Aplikasi pemberian pakan 
 

bila kawan ingin file pdfnya bisa hubungi saya disini.
Sekian yang dapat saya bagikan semoga bermanfaat.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Manajemen Pemeliharaan Ayam Kampung lengkap"

Post a Comment

silakan berkomentar dengan sopan yah :)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel