link expr:href='data:blog.url' hreflang='x-default' rel='alternate'/>

Daftar starup peternakan yang terpercaya

Di era globalisasi ini dunia semakin cepat berkembang, hal yang paling mencolok adalah perkembangan internet indonesia yang sangat pesat berkembang. perkembangan ini juga mempengarui bidang lainnya, salahsatunya peternakan.

Salah satu indikatornya munculnya banyak starup, starup dibidang peternakan.  Pengertian startup yaitu sebuah perusahaan yang baru saja di bangun atau dalam masa rintisan, namun tidak berlaku untuk semua bidang usaha, istilah startup ini lebih di kategorikan untuk perusahaan bidang teknologi dan informasi yang berkembang di dunia internet.

Starup starup peternakan ini tentunya fokus dibidang Pengembangan (Investasi) Ternak.
Di Indonesia sendiri karena perkembangan dunia internet yang sedang pesat-pesatnya, membuat bisnis startup ini semakin banyak bermunculan. Berikut adalah daftar starup bidang peternakan yang sudah terpercaya.


Bantuternak merupakan platform yang bisa mempertemukan peternak sapi dengan investor. penciptanya adalah sekelompok mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM).  Mereka adalah Ray Rezky Ananda (Fakultas Peternakan), Hanifah Nisrina (Fakultas Kedokteran Hewan) serta Ayub dan Fata (Fakultas Teknik).


Aplikasi ini tercipta  melalui ajang Innovative Academy. Program ini merupakan inkubasi level kampus yang dikelola oleh Direktorat Pengembangan Usaha dan Inkubasi UGM dengan Kibar. 
aplikasi ini diciptakan sebagai wujud keprihatinannya melihat kondisi peternak di Indonesia. Menurut pengamatannya, jumlah peternak sapi potong yang ada semakin turun dari waktu ke waktu. 

"Salah satu faktor menurunnya jumlah peternak disebabkan oleh sulitnya peternak mendapatkan modal untuk membeli anakan sapi. Ketidakseimbangan pasokan daging menyebabkan fenomena impor sapi dari luar negeri justru meningkat,"

Saat ini Bantuternak fokus pada peternak di Dusun Plemandu, Desa Sriharjo, Kecamatan Imogiri, Bantul. Pemilihan daerah itu, kata Ray, berdasarkan pada potensi kualitas sapi potong dan ketersediaan sumber daya alam yang memadai. 


2. Ternaknesia 

Ternaknesia adalah platform digital Solusi peternakan dari hulu ke hilir. produk yang ditawarkan yaitu ternak invest, smartqurban, aqiqah, dan ternakmart. Ternaknesia  mengawali bisnisnya tiga tahun silam dengan membantu memasarkan hewan kurban baik secara online maupun offline.

Seiring berjalannya waktu jaringan peternak yang semakin besar menggugah Ternaknesia untuk membantu di lebih banyak hal. Pada akhirnya di awal tahun 2017 Ternaknesia mulai membangun aplikasi dan website yang berisi fitur crowd investment untuk membantu pemasaran melalui fitur ternakQurban.

Sejauh ini jaringan Ternaknesia sudah menjangkau kota-kota di Jawa Timur, seperti Kediri, Madiun, Bojonegoro, Wonogiri, Pacitan, dan Madura. Selain itu jaringan peternak Ternaknesia sudah sampai di Banten.

3.Vet Ways 

Platform ini didirikan pada 2015, Vetways adalah perusahaan yang bergerak di bidang edukasi dalam dunia perunggasan dan ternak ruminansia.

Pendiri platform ini  adalah Wahyu Herfy Agung sebagai CEO, Adhitya Candra Kusuma (COO), M Arif Jaka Samudra (Art Director), serta Bagus Fibrianto (CTO).

Dalam menyebarkan edukasinya kepada masyarakat, Vetways memiliki dua cara, yaitu secara daring atau langsung. Secara online, para peternak bisa mengakses situs Vetways untuk mendapatkan berbagai jawaban dari permasalahan secara efektif dan cepat.

Selain itu, perusahaan ini juga sering melakukan seminar, workshop, diklat dan program konsultasi di bidang Peternakan.
Vetways juga memiliki misi-misi, seperti membangun kompetensi melalui pengembangan sumber daya, membantu mewujudkan prinsip low cost farming kepada peternak, serta menjadi jembatan yang menghubungkan peternak dengan berbagai mitra yang kompeten.


Angon.id adalah sebuah platform beternak online yang memudahkan pengguna untuk berinvestasi di peternakan melalui aplikasi mobile. Angon.id menghubungkan para investor tersebut dengan peternak rakyat dan sentra peternakan rakyat (SPR). Pegagas adalah Agif Arianto Aplikasi bernama Angon dapat dikendalikan via smartphone. Investor dapat meraup return of investment (RoI) sekitar 5-10 persen dalam waktu tiga bulan.

Agif Arianto sebelah kiri, CEO PT Angon Indonesia, mengatakan Angon memudahkan masyarakat yang hendak berinvestasi kambing atau sapi untuk kemudian dikelola para peternak berpengalaman yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

"Kita bisa mengingat permainan Tamagotchi, permainan generasi 90-an. Konsep dari Angon tidak jauh berbeda. Member bisa memilih jenis hewan ternak, kambing atau sapi, yang akan diternakkan, lalu membelinya, dan membayar biaya perawatan selama tiga bulan,"
ada tiga jenis investasi yang ditawarkannya, yakni Investor Kandang, Peternak Rakyat, dan Member. Jika mendaftar Investor Kandang, berarti kita bekerja sama dengan peternak rakyat untuk membangun usaha ternak domba atau kambing dengan menyediakan modal berupa kandang dan lahan sementara pemeliharaan ternak dilakukan peternak rakyat.

"Untuk member atau investor ternak adalah orang yang membeli hewan ternak untuk ditingkatkan bobotnya sehingga meningkat pula harga jualnya. Ada pula anggota yang disebut sebagai Mitra Bisnis, yaitu pihak yang membutuhkan hasil ternak Angon,"

5. KANDANG.in

Kandang.in  merupakan startup yang menyediakan platform investasi syariah di bidang peternakan yang menghubungkan antara peternak potensial di daerah dengan investor di perkotaan.
Kandang.in mengelola dana investor, melakukan pembinaan dan pelatihan untuk para peternak, dan memberikan bantuan untuk modal awal peternak.

pendirinya adalah  anak muda di Bandung yaitu Gilang Kurniadi, Ginanjar dan Fransiskus.
menurut Gilang, pengembangan platform Kandang.in ini bermula dari hasil observasi sederhana. Ketika itu ia sedang melakukan tur antar-provinsi melihat banyak kandang peternakan yang kosong di desa-desa yang ia lalui. Rasa penasaran mendorongnya untuk bertanya langsung ke warga sekitar.



Setelah mengobrol dengan warga, saya baru tahu ternyata mereka kesulitan dalam mendapatkan modal untuk usaha ternaknya makanya banyak kandang kosong itu. Meminjam ke bank tidak menjadi pilihan karena syaratnya banyak dan sulit, demikian juga dengan meminjam ke rentenir, bunganya tinggi sekali.

tanpa pikir panjang Ginanjar memutuskan untuk membuat kandang.in  langsung menginvestasikan uangnya di salah satu peternak di kampung halamannya. Setelah dijalani, ternyata hasilnya sangat menguntungkan dan Gilang mulai mengajak rekan-rekan serta keluarganya untuk melakukan hal serupa. Ajakan Gilang tersebut mendapatkan respon yang positif.

akhirnya Gilang dan kedua koleganya sepakat mengembangkan untuk membuat platform yang menghubungkan investor dan peternak dengan menggunakan konsep investasi syariah melalui Kandang.in.


vestifarm merupakan platform online investasi peternakan dengan konsep patungan. pendiri Startup ini  adalah  Dharma Anjarrahman, Rifki Hidayat, Andina Avika Hasdi, Nugroho Budi Wicaksono, dan Nanda Septiana pada Nopember 2016.
model bisnis yang ditawarkan starup ini yaitu satu ekor sapi bisa dimiliki oleh beberapa investor dan dibagi menjadi beberapa slot investasi. Jadi, bagi setiap investor, investasinya lebih murah.

Keuntungan pihak Vestifarm diperoleh dengan cara bagi hasil. Baik investor maupun pihak Vestifarm masing-masing mendapatkan keuntungan sebesar 50%. Selain itu, mereka juga mengenakan biaya layanan untuk setiap slot investasi yang sudah termasuk di dalam nominal investasi yang tersedia.

Starup ini telh memperoleh penghargaan yaitu dinobatkan sebagai The Evangelist of NextDev Telkomsel
The best of the best, menjadi yang terbaik diantara finalis terbaik NextDev 2015 dan finalis terbaik NextDev 2016.


merupakan platform online investasi ternak yang telah berdiri sejak lima tahun lalu. Dengan konsep investasi mudharabah (bagi hasil), Ijad Farm tidak hanya menawarkan berinvestasi pada ternak sapi, tapi juga domba dan kambing.


Sejauht ini, Ijad Farm sudah mampu menggaet 88 investor, menjalin kerja sama dengan 156 peternak di seluruh Indonesia, dengan mengelola 2440 hektar. Lagi, Ijad Farm telah menyumbangkan 398 ribu ton pupuk kandang ke petani, dan 36 ribu M3 biogas telah disalurkan untuk mengaliri listrik pada 63 rumah warga secara gratis.


Fresh Farm adalah perusahaan yang bergerak pada sektor agribisnis khususnya pembesaran sapi potong yang berdiri sejak tanggal 11 Desember 2013.Pendirinya adalah oleh anak-anak muda
DANDI GUSTRI YURIANDI sebagai CEO Aldi Rizky Ulaan sebagai CFO Aldy Primanda sebagai CMO indra Nur Anwar sebagai COO. 

Fresh Farm menawarkan investasi pembesaran sapi potong.
Saat ini, Fresh Farm telah bekerjasama dengan para peternak sapi lokal yang berlokasi di Jatinangor dan Lembang, Jawa Barat.

sekian kawan informasi yang dapat saya bagikan, apabila ada kata kata atau penulisan yang kurang benar saya mohon maaf yang sebesar besarnya. jangan lupa salam kita anak peternakan. salam cinta dari ujung kandang. hidup mahasiswa peternakan indonesia !!!!!

Berlangganan update artikel terbaru via email:

4 Responses to "Daftar starup peternakan yang terpercaya"

silakan berkomentar dengan sopan yah :)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel